N@R@Y@

CAHAYA JINGGA | Jul 14th 2008

Legam… hitam…

Di sudut pandangan culas menerawang

Berkelebat bayangan datang dan hilang

Hitam, putih

Malaikat bersayap berlalu dengan satu kepakan

Meninggalkan seberkas cahaya jingga

Terpancar dari hati yang terluka

Bertetes darah, tercurah

Jatuh dari genggaman

Tak bisa ku gapai, tak juga hilang

Berkas darah, atau kegalauan pikiran

Yang memaksa cahaya menjadi jingga?

By. Laily


Posted in puisi

No Comments Yet »

Say something?Comments RSS TrackBack URI

About author

Aku yang dingin, tak bisa menyapamu dalam kebekuan.

Search

Navigation

Categories:

Links:

Archives:

Feeds