N@R@Y@

SAJAK MALAM | May 29, 2008

Malam tak lagi hembuskan nyawa

Ketika Izro’il menghunus pedangnya

dan merobek jantung kegetiran malam

yang tak dapat ditembus oleh kebenaran logika

tak ada senyuman,

tak ada nafas,

bahkan tak kan ada tangis.

Laily_lp

Advertisement

Posted in puisi

1 Comment »

  1. hai lel…

    Comment by nuha — June 20, 2008 @ 1:26 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

About author

Aku yang dingin, tak bisa menyapamu dalam kebekuan.

Search

Navigation

Categories:

Links:

Archives:

Feeds

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.