N@R@Y@

SAJAK MALAM

May 29
1 Comment

Malam tak lagi hembuskan nyawa

Ketika Izro’il menghunus pedangnya

dan merobek jantung kegetiran malam

yang tak dapat ditembus oleh kebenaran logika

tak ada senyuman,

tak ada nafas,

bahkan tak kan ada tangis.

Laily_lp


Posted in puisi

About author

Aku yang dingin, tak bisa menyapamu dalam kebekuan.

Search

Navigation

Categories:

Links:

Archives:

Feeds